Maaf, Saya Sibuk

Ehm,, sebelum postingan ini dimulai saya mau cuap2 sedikit. Setelah lama vakum, akhirnya saya dapat ilham untuk nulis sesuatu lagi. Alasan kevakuman saya klasik saja, sibuk. Sibuk bikin tugas, sibuk rapat, sibuk survei, sibuk ini, sibuk itu, pokoknya sibuk.

Padahal, siklus akhir semester juga dialami bukan cuma oleh saya, tapi oleh ratusan bahkan jutaan mahasiswa di seluruh dunia. Toh blog milik orang lain tetap hidup, ada postingan baru, bisa aja dan biasa aja. Nah, sekarang… pantaskah saya berdalih sibuk untuk mangkir dari hal-hal tak terlalu mendesak yang saya alami?? Jawabannya tidak.

Seumur hidup semua manusia pasti akan selalu sibuk. Sibuk mengejar mimpi dan harapan, sibuk menggapai cita-cita, sibuk membahagiakan orang lain, dan sibuk sibuk yang lainnya. Kalaupun sebenarnya orang itu tidak punya mimpi dan harapan untuk dikejar atau tidak punya orang yang ingin dibahagiakan, pada akhirnya orang tersebut akan tetap sibuk. Minimal back to basic, sibuk bertahan hidup.

Anda boleh bilang, “So, what’s the big deal, Sal?? Toh cuma perkara ngapdet blog..”

Bagi saya, perkara sesederhana macam updating blog-lah yang membuat hidup saya punya added value. Kemampuan memanajemen waktu hingga saya memiliki sela-sela waktu untuk melakukan hobi. Hobi menjadi penting karena ia memberi makan hati.

Sip!

Iklan

2 pemikiran pada “Maaf, Saya Sibuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s