Lagu Kebangsaan Pengamen Jalanan

Semilir angin berhembus

Bawa dendangkan slalu

Mengapa anak jalanan

Hidup tergantung di jalan

 

Bunga-bunga berseri

Burung-burung bernyanyi

Ombak laut menari

Ikan-ikan beraksi

 

Kau yang kusayang

Kau yang kucinta

Hidup dan matiku

Kuserahkan padamu

 

Demikian sepenggal lagu yang sangat sering terdengar dari mulut-mulut pengamen kecil yang jadi anak jalanan. tanpa judul, hanya sekian penggal kalimat saja. bagi Anda pengguna angkot, hampir pasti Anda pernah mendengar lagu itu walau dalam versi yang berbeda-beda. barangkali karena lagu itu tidak diketahui lagi versi asli dan bakunya.
lirik-lirik di atas seringkali didendangkan dengan sumbang dan tidak mengindahkan kaidah-kaidah keindahan. setelah seorang pengamen selesai melakukan ‘tugasnya’ (yaitu menyanyikan lagu itu dari awal sampai akhir) dia akan mengulurkan tangan, mengharap derma.

entah siapa yang menciptakan lagu itu, yang pasti lagu itu dapat disebut menggunakan prinsip-prinsip penulisan puisi. perhatikan rima bait-baitnya. bait pertama: a-a-b-b, bait kedua: a-a-a-a, bait ketiga: a-a-b-b. walaupun koherensi antar kalimatnya perlu dipertanyakan, tetapi si pencipta lagu cukup konsisten menempatkan empat buah kalimat pada masing-masing paragrafnya.

Setelah Raperda Ketertiban Umum DKI Jakarta disahkan menjadi Perda, disinyalir akan banyak pedagang asongan, pengemis, dan pengamen yang hijrah ke Bandung. Lagu Semilir Angin pun akan lebih sering Anda dengar di Bandung…

Bandung, hari saat tidak wajib lagi nonton film G30S/PKI sama guru

27 derajat celcius, 52%, berawan sebagian

gambar dicomot tanpa izin dari mtamim.wordpress.com

Iklan

21 pemikiran pada “Lagu Kebangsaan Pengamen Jalanan

  1. waaa..ada saliii…
    lagu ini ya lagu ini,,sempet bikin ka bertanya2,,apa hubungannya bait pertama dengan reff,,ini lagu anak jalanan apa lagu cinta?ekekeke…but so far,,sungguh lagu yang teramat ramah dengan pemakaian alat musik seadanya tapi tetep bisa on ritme..ehehehehe…

  2. @TIka
    ya,, gitula…
    dulu waktu pertama kali denger juga sempet ngerasa aneh banget sama lagunya.
    tapi anak jalanan emang masalah yang ribet banget, gak bisa nyalahin ortunya jg. kadang2 ada yg emang anaknya yg maksa pengen ngamen soalnya bisa punya uang buat beli yg dipengenin. budaya konsumtif.
    *sigh*

  3. toooooo complex
    banyak yang bicara
    yang protes apalagi
    bwat ngabisinnya
    1 generasi harus:
    a.musnah
    b.dididik paksa
    c.dihukum semua
    d.ada perushaan raksasa bwat nampung pengangguran
    e.tukeran warga ama negara laen
    f………
    g………
    h………ilang akal

    nyerah gw`ama masalah ini

  4. @azura
    gile,,si uva otaknya skeptis abis..
    lo jangan jadi birokrat,,va..
    tar pendekatan lo menghadapi masalah rakyat jadi fatalisme brutalitis..
    lo dicuci otak ama siapa ampe jadi berpola pikir mengerikan gini??

  5. sbenrY byk pengamen jalann yg pya bakat yg waww…
    syang byak org yg memndag sebelah mata pda para pengamen….
    wat para pengamen jalanan…. teruz berkarya ea…….
    zemangatttt….. ^_*

  6. Keren abiee!zZZ….Aq suka smw slalau punk Rock Jalanan…Berbakat bGetzZ…Aq yakin Fanz kl!an pzt! bxk deCh, mzk! kl!an taK tw…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s